Arec Surabaya Adalah Kita’ Tolak Deklarasi Kami

Surabaya – Metro Liputan 7, Arec Suroboyo Adalah Kita’ Tolak Deklarasi Kami di Gedung Juang 45 Surabaya, Ratusan massa yang mengatasnamakan Arec Surabaya Adalah Kita’ menggelar aksi di Gedung Juang 45 Surabaya, Senin (28/9/2020).

Arec suroboyo menolak adanya deklarasi Kami yang kabarnya akan digelar di gedung juang 45 Surabaya tersebut.

Khusnan, koorlap aksi mengatakan pihaknya menolak Deklarasi kelompok Kami tersebut lantaran dianggap hanya akan membuat gaduh.

“Yang pasti kita menolak deklarasi Kami,” kata khusnan

Kita berorasi, menyatakan penolakan Kami, jika untuk kepentingan politik bisa menunggu di tahun 2024 mendatang, Tanpa perlu membuat gaduh.

“Surabaya adalah kita siap mengawal dan menjaga Surabaya agar tetap aman, damai dan kondusif dalam bingkai NKRI dan Pancasila,” ujarnya.

Sayangnya, pihak penyelenggara tidak dapat ditemui di lokasi, Hanya ada beberapa peserta yang diduga akan mengikuti acara tersebut Namun terlihat diusir oleh massa, serta ratusan pihak Kepolisian tampak standby di lokasi.

Sementara itu, Kapolsek Sawahan AKP Wisnu mengatakan, sejauh ini menurutnya untuk rencana tersebut tidak ada assesment atau penilaian, sebab di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 ini hal itu mutlak untuk dilakukan.

“Untuk acara disini sejauh ini tidak ada assesment dan sebagainya,” tandasnya.

Journalist : Munawar

Editor : Nang

Gubernur Khofifah Gowes Edukasi Bermasker Sekaligus Dorong Kebangkitan UMKM

Lumajang – Metro Liputan 7, Berbagai Ikhtiar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 terus dimasifkan oleh Pemprov Jatim bersama pemerintah kabupaten/kota. Salah satunya yaitu dengan terus menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes), utamanya untuk pemakaian masker.

Setelah melakukan beragam kegiatan serupa di berbagai daerah di Jatim, pada Minggu (27/9) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wabup Lumajang Indah Amperawati serta para pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 (Survivor Covid-19), bersepeda/gowes bersama sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar patuh protokol kesehatan terutama bermasker sekaligus mendorong kebangkitan UMKM di Lumajang.

Selain itu, dalam kunjungan ini Gubernur Khofifah juga didampingi Sekdaprov Jatim Heru Tjahyono, Kakanwil BPN Jatim Jonahar, Kanwil Kemenag Jatim,  Dirut Bank Jatim Busrul Iman,  Forpimda Kab. Lumajang, serta beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim maupun Kabupaten  Lumajang.

Mengambil start di Pendopo Kab. Lumajang, dengan menggunakan Kaos hitam Bertuliskan “Pakai  Masker” warna hijau rombongan langsung melanjutkan aktifitas ke Pasar Klojen dan dilanjutkan ke Pasar Baru, dan diakhiri di titik finish UMKM Strudel Pisang dengan total jarak tempuh sepanjang 7 Km. Disetiap titik yang di lewati Gubernur perempuan di Jatim itu, berkesempatan membagikan masker.

Menariknya dikesempatan itu, Gubernur Khofifah juga melakukan siaran langsung di Radio Suara Lumajang yang juga menyosialisasikan informasi tentang kepatuhan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seiring dengan aktifitas ekonomi.

Khofifah mengatakan, edukasi dan penggunaan masker yang terus dilakukan dan digencarkan merupakan upaya edukasi kepada masyarakat terhadap penggunaan masker secara aman dan benar. Menurutnya, hari-hari ini penggunaan masker harus terus di sosialisasikan kepada masyarakat. Jangan sampai menggunakan masker satu lapis, melainkan harus tiga lapis sesuai arahan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes). “Pengunaan masker itulah yang jadi benteng diri kita agar terlindungi dari penyebaran Covid-19,”ungkapnya

Pada setiap titik yang dilewati, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini pun tidak lupa membagikan masker sambil terus berpesan agar masyarakat tetap patuh dan disiplin menggunakan masker dengan aman dan benar. Sebab, menggunakan masker saja tidaklah cukup.

Selain membagikan masker, Khofifah juga membagikan sembako kepada penarik  becak, dan masyarakat sekitarnya seperti  tukang parkir, supir bemo dan masyarakat kurang mampu disepanjang perjalanan Gowes.

Gubernur Khofifah kembali berpesan agar masyarakat terus menerapkan Prokes secara ketat disamping kepatuhan dan disiplin yang diprioritas. “Saya ingin pesankan disiplin dan patuh terhadap Prokes menjadi hal prioritas. Maka, bagi masyarakat yang sehat jangan sampai tertular sedangkan yang tertular segera berobat ke rumah rumah sakit rujukan yang tersebar di 127 rumah sakit rujukan di seluruh Jatim,” imbuhnya.

Di akhir gowes nya, Khofifah mengunjungi Rumah Alta yang menjual produk UMKM yang menjual oleh-oleh Khas Lumajang seperti Strudel Pisang.

Seusai melaksanakan Gowes dihadapan awak media, Khofifah menyatakan, bahwa keseimbangan ekonomi dan kesehatan harus dijaga. Dirinya menegaskan, bahwa pemulihan ekonomi juga harus diperhatikan disela upaya masif pengendalian dan  pencegahan Covid-19. “Harapannya adalah bagaimana kita bisa menyeiringkan antara pergerakan ekonomi dan pengendalian covid19,” ungkap mantan Mensos RI ini.

Oleh sebab itu, lanjut Khofifah  edukasi penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan. Di sisi lain, yang juga penting sekali yaitu mengintegrasikan data dan menginfentarisir lahan-lahan produktif di Lumajang agar dapat mendongkrak perekonomian Lumajang yang sempat lesu akibat terjangan Covid-19 maka saya hadir bersama Kanwil BPN Jatim.

Selain itu support dari bank Jatim juga sangat diharapkan bisa membantu pemulihan ekonomi di Jawa Timur maka Dirut Bank Jatim juga ikut dalam tim kunker. “Misalnya  kita bisa mendapatkan rekonfirmasi dari pak bupati untuk HGU-HGU yang kurang produktif ini akan menjadi bagian yang juga ikut diinfentarisir selain itu juga adalah bidang-bidang tanah yang belum tersertifikasi lalu terintegrasinya data itu menurut saya sesuatu yang sangat penting,” Ujarnya.

“Harapan kami adalah pelaku-pelaku UMKM mungkin juga pelaku di sektor agro, wisata, perdagangan dan seterusnya mereka akan ketemu format bagaiamana akses  perkreditan yang ada di bank Jatim  dan bank UMKM Jatim dalam skema PEN atau Pemulihan Ekonomi Nasional,” harap Khofifah.

Pada kunjungan kerja ke Kabupaten Lumajang kali ini, Gubernur Khofifah juga berkesempatan menyalurkan bantuan sembako dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Jatim Puspa senilai Rp 835.875 000,00 untuk 7 desa di 2 Kecamatan. Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan BKK Bumdes senilai Rp 200.000.000,00 untuk 4 Bumdes yang masing-masing menerima BKK sebesar Rp 50.000.000,00.

Gubernur yang pernah menjabat sebagai menteri sosial ini juga menyerahkan bantuan BLT-DD dan Pendamping desa. Kemudian bantuan juga diberikan kepada penerima subsidi upah untuk 5 orang. Selain itu,  Gubernur Khofifah juga menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 263.337.198,00 untuk 3 penerima manfaat yang diserahkan kepada ahli warisnya.

Pada kesempatan yang sama Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyerahkan sertifikat hak milik atas tanah kepada 10 penerima. Dengan rincian 2 untuk instansi yaitu Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kementerian agama yang berkududukan di Kabupaten Lumajang, untuk 2 perkumpulan NU dan 6 perseorangan.

Selain itu,  juga dilakukan penyerahan Dana Bergulir (Dagulir) dari Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Jatim untuk senilai Rp 1,1 Milyar. Dagulir tersebut diberikan kepada 3 Koperasi dan 5 perseorangan di Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Gubernur Jatim terhadap penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Kabupaten Lumajang.

“Saya terimakasih kepada ibu gubernur yang memfasilitasi kami sebagaimana disampaikan oleh ibu Gubernur tadi, yang pasti bahwa Kabupaten Lumajang yang produktifitas pertaniannya cukup signifikan itu harus disupport, itu oleh siapa ya oleh kami Pemerintah yang dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, nah bidang teknisnya nanti ada bank Jatim sebagai teman modalnya dan BPN sebagai legalitas dan penguatan tanah,” urai Thoriq.

Journalist : Red

Editor : Nang

WaliKota Gencar Mendatangi Tempat-Tempat Keramaian Untuk Melakukan Tes Swab dan Rapid Tes Secara Masif

Surabaya – Metro Liputan 7, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya seakan tak pernah lelah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan.

Meski pasien Covid-19 mulai landai, namun ia bersama jajarannya semakin gencar mendatangi tempat-tempat keramaian untuk melakukan tes swab dan rapid tes secara masif.

Terbaru, tes swab massal ini juga digelar di kalangan tukang cukur rambut, barbershop, salon maupun klinik kecantikan.

Ini menjadi bukti bahwa Pemkot Surabaya tidak ingin memberikan cela berkembangnya virul baru ini.

Wali Kota Risma mengatakan, untuk profesi atau pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan konsumen memang diusahakan untuk di tes swab. Termasuk tukang pijat pun juga perlu di swab.

Apalagi mereka kontak langsung dengan para konsumen.

“Jadi tahapannya kita data dulu di masing-masing kecamatan berapa jumlahnya.

Setelah itu, kita koordinir baru di tentukan lokasinya dimana,” kata Wali Kota Risma di Rumah Dinasnya, Jalan Sedap Malam, Minggu (27/9/2020).

Ia menjelaskan, para pekerja tersebut memang sengaja langsung dilakukan tes swab dan tidak melewati tahapan rapid terlebih dahulu.

Sebab, di Kota Pahlawan ini jumlah para pekerja atau pegawai tersebut tidak terlalu banyak jumlahnya di setiap kecamatan.

Oleh karena itu, langsung dilakukan tes swab.

“Karena jumlah tiap kecamatan itu ada sekitar 30-60 pelaku usaha.

Jadi tidak terlalu banyak, makanya kami langsung lakukan swab. Jumlahnya tidak termasuk dengan yang Surabaya tengah karena banyak mal,” ungkap dia.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan untuk program tersebut sudah mulai dilaksanakan beberapa hari lalu.

Salah satu yang sudah berjalan yakni di Parkir Mobil Tunjungan Plaza, Jalan Embong Malang yang diikuti oleh kurang lebih 130 orang.

“Mereka terdiri dari karyawan barbershop, salon dan klinik kecantikan yang berada di Tunjungan Plaza yang ada di mal itu. Ini akan terus dilakukan di beberapa tempat lainnya.

Jadi, semuanya on progres,” kata Irvan Widyanto.

Ia menjelaskan, awalnya target untuk mal tersebut berjumlah 125 orang.

Namun ternyata, antusias warga dinilai sangat baik hingga akhirnya jumlah pegawai yang ikut melebihi kapasitas yakni total 130 orang.

“Alhamdulillah tidak ada kendala semua berjalan lancar. Untuk hasilnya diberikan sekitar 3 – 6 hari.

Mereka dihubungi melalui nomor telfon masing-masing peserta tes,” urainya.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya ini menambahkan, jika nantinya terdapat pegawai yang dinyatakan positif dari hasil swab tersebut, maka khusus untuk warga domisili dan ber KTP di Surabaya akan dikarantina di Hotel Asrama Haji.

“Nanti akan dikoordinasi oleh masing-masing-masing puskesmas.

Tetapi untuk warga non Surabaya tempat karantinanya di RS Lapangan,” pungkasnya.

Journalist : Tim

Editor : Nang

Pemkot Surabaya Siagakan 19 Rusun Dengan Test Swab Gratis

Surabaya – Metro Liputan 7, Pemkot Surabaya terus aktif dalam memutus penyebaran Covid-19. Selain tempat-tempat keramaian dan pekerja yang bersentuhan langsung dengan konsumen, swab juga digelar secara masif di rusun-rusun se-Surabaya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, hingga hari ini sebanyak 19 rusun di Kota Pahlawan dilakukan tes swab.

Dari 19 rusun tersebut, total warga yang sudah di-swab mencapai 1.341 orang.

“Sampai dengan hari ini total berjumlah 1.341 orang. Tetapi, tidak semua orang yang ada dalam rusun itu berhasil di-swab semuanya,” kata Febriadhitya di kantornya, Minggu (27/9/2020).

Febriadhitya menjelaskan, jika dihitung keseluruhan, sebenarnya dari total 19 rusun itu penduduknya kurang lebih berjumlah 13 ribu orang.

Namun warga yang memang sedang tidak ada di lokasi sehingga berpengaruh terhadap jumlah swab yang tidak sesuai dengan data penghuni.

“Contohnya di Rusun Keputih jumlah penghuninya berjumlah 587 orang.

Tetapi pada saat itu yang berhasil di swab ada 151 orang,” ungkap dia.

Menurut dia, swab di rusun ini telah berlangsung sejak Agustus dan masih terus berlangsung hingga saat ini. Apalagi, petugas tidak hanya mendatangi sekali saja, tetapi beberapa kali.

Hal itu menjadi penting untuk dilakukan, agar swab ini semakin masif.

“Jadi karena dalam sekali tidak semua penduduk ada.

Maka petugas berulang-ulang kali berkunjung sampai dinyatakan semuanya telah di-swab,” katanya.

Terlebih, Febriadhitya menyebut, mengingat tujuan utama dari swab ini adalah mencari pasien-pasien positif dan mendeteksi dini.

Dari situlah maka diupayakan semua penduduk rusun harus menjalani tes swab.

“Jadi meskipun berkali-kali tetap kami datangi,” tegas dia.

Febriadhitya memaparkan, dari 19 rusun tersebut, di antaranya yakni Rusun Romokalisari, Penjaringan, Keputih, Siwalankerto, Wonorejo, Tambakwedi, Dukuh Menanggal, Jambangan, Bandarejo, Brudo, Tanah Merah, Randu, Rusun GA, Sombo, Pesapen, Indrapura, Dupak Bangunrejo, Urip Sumoharjo dan Waru Gunung.

“Jumlah 1.341 orang itu datanya masih terus bergerak ya.

Setiap harinya terus bergerak mengingat petugas masih terus mendatangi beberapa rusun yang yang penduduknya belum di-swab,” tegasnya.

Ia menambahkan, bagi warga yang dinyatakan positif berjumlah 25 orang.

Namun dari angka itu 13 diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 12 orang lainnya sedang menjalani perawatan di Hotel Asrama Haji.

“Apabila ada warga disertai gejala dan memiliki komorbid (penyakit penyerta) maka langsung bisa menjalani perawatan di rumah sakit.

Tapi alhamdhulillah sudah banyak yang sembuh,” pungkasnya.

Journalist : Rizal

Editor : Nang

Mengenang 100 Harinya Almarhumah Ibu Oemani / Suharti

KAMI SELALU MENGINGAT KEBAIKKANMU

Surabaya – Metro Liputan 7, Begitu melekatnya, tradisi selamatan seolah menjadi sesuatu yang wajib dilakukan, meskipun sebagian orang menganggapnya sebagai amaliah yang tidak ada tuntunannya dari Rasulullah Muhammad SAW dan Al-Qur’an, namun tradisi ini tidak pudar di pusaran tuduhan yang tidak berkesudahan itu, (27/09/2020).

Tentu saja, karena para pengamalnya juga memiliki dasar yang dapat dipertanggung jawabkan secara agama.

Setidaknya, tujuan utama dari tradisi tersebut adalah untuk mendoakan Almarhumah yang telah berpulang ke Haribaan-Nya.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Puji Syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, atas Rahmat dan Hidayah-Nya yang telah diberikan kepada kita semua, dan semoga kita selalu dalam keadaan sehat Walafiat dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT, kami se-Keluarga bermaksud mengundang Bapak/Saudara/Rekan-rekan dalam rangka mengenang 100 hari Almarhumah Ibu (Oemani) Orang Tua Yang kami cintai.

Insya Allah akan dilaksanakan pada :

Hari : Minggu malam Senin.

Tanggal : 27 September 2020.

Pukul : 19.30 WIB (Ba’da Isya).

Tempat : Kediaman Bpk. Waras/Nanang.fitrianto.

Alamat : Gadukan Utara Gg.2a No.3, Kelurahan MoroKrembangan, Kecamatan Krembangan Surabaya.

Acara : 100 harinya Almarhumah ibu ( Oemani), Do’a Yaasiin dan Tahlil.

Demikian undangan ini kami sampaikan atas perhatiannya serta keringanan dan keikhlasan langkah Bapak/Saudara/Rekan-rekan untuk memenuhi undangan ini, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hormat kami se-Keluarga
Bpk.Waras/Nanang.fitrianto

Orang Jawa memiliki banyak tradisi untuk memperingati orang meninggal :

“Ada peringatan hari pertama (geblag), telung dina (3 hari), pitung dina (7 hari), patang puluh (40 hari), nyatus (100 hari), mendak pisan (1 tahun), mendak pindo (2 tahun), nyewu (1000 hari atau 3 tahun), kol (4 tahun) dan nyekar atau nyadran (ziarah kubur),” ungkapnya.

Sedangkan, mendoakan kebaikan bagi orang yang telah meninggal dunia adalah anjuran dari agama.

Journalist : Nang

Editor : Nang

Konsolidasi Pemuda Pancasila, Partai Bulan Bintang, Promeg 96, Menangkan Eri Armuji

Surabaya – Metro Liputan 7, Konsolidasi Pemenangan Eri Armuji terus dilakukan oleh pengurus anak cabang Pemuda Pancasila (PP) dengan Partai Bulan Bintang (PBB) hari ini puluhan pengurus PP dan PBB meresmikan Posko pemenangan Eri Cahyadi dan Armudji di Kecamatan Pakal, Minggu (27/09/2020).

Moch Ali, Ketua PAC, PBB Kecamatan Pakal Surabaya mengatakan, tujuan konsolidasi pemenangan ini adalah instruksi Ketua DPC, PBB agar komitmen bekerja keras untuk mengalang suara Er-Ji di Kecamatan Pakal di Pilwali Kota Surabaya 2020 ini.

“Senada dengan itu Abdul Wahib Ketua PAC Pakal,” katanya Pemuda Pancasila sudah Deklarasi dan dukungannya kepada pasangan Eri- Armuji.

Wahib juga mengatakan, Keluarga Besar Pemuda Pancasila (PP) mendukung dan memenangkannya, Insya Allah kami bersama PBB relawan Erji juga Karang Taruna dan PDIP akan menargetkan 70 persen menang di Kecamatan Pakal.

Dalam acara tersebut di hadiri Karang Taruna Pakal, relawan Erji, tokoh Promeg Pakal, Serta PBB.

Samsurin Ketua DPC Partai Bulan Bintang mengatakan, bahwa PP, PBB akan terus bergerak mensosialisaikan figur Eri Armuji, itu paling mudah, disamping teruji juga sudah terbukti jadi tidak perlu janji janji, teruskan yang baik, Insya Allah kebaikan ini buat, kita semua khususnya warga Surabaya, Amin ya Robbal Alamin,“ tutup Surin.

Journalist : Munawar

Editor : Nang

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai