Surabaya – Metroliputan7.com, IPTU Suprayitno bersama anggota Polsek Kenjeran, juga anggota Satpol PP Kecamatan Kenjeran menindak lanjuti terkait pemberitaan di Coffee-mu yang sudah beredar di Medsos.
Tentang pemberitaan yang di Coffee-mu, dijalan Kedung Cowek Gang Tegal dan sepanjang jalan Jembatan Tol Suramadu, hanya menyediakan Kopi dan juga makanan ringan.
“Memang di Coffee-mu ada pelayan perempuannya, tapi hanya sebatas sebagai pelayan hanya itu saja,” ujar pemilik Coffee-mu Wowo saat dikonfirmasi bersama awak media.
Tentang pendisiplinan masyarakat terhadap Penerapan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19, serta Inmendagri Nomor 1 Tahun 2021 Tentang PPKM dan Perwali Nomor 2 Tahun 2021 tentang pencegahan penyebaran Covid-19.
Operasi Yustisi tersebut menyasar kewarung-warung dan Pertokoan yang masih buka yang melewati pukul 22.00 di sepanjang jalan Kedung Cowek Gang Tegal dan Underpass Jembatan Tol Suramadu.
Hal itu untuk mengurangi terjadinya kerumunan di Warung-warung dan juga Toko, sehingga bisa mencegah penyebaran Covid-19.
IPTU Suprayitno juga menghimbau, kepada seluruh Bapak-bapak agar bisa menjaga jarak pada intinya bisa terhidar dari pandemi Covid-19 yang sedang melanda di Negeri kita ini, dan juga peraturan Pemerintah harus kita ditegakkan.
“Agar para pengunjung dan juga Bapak-bapak selamat dan juga Sehat semua,” tutup IPTU Suprayitno.
Kemudian pemilik warung mengklarifikasi terkait berita Coffee-mu yang katanya Bebas Menyediakan Perempuan Setiap Malam.
Surabaya – Metroliputan7.com, Pimpinan Cabang MADAS (Madura Asli) melaksanakan kegiatan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) yang bertema MADAS Beraksi Organisasi di masa Covid-19, kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Pusat MADAS jalan Basuki Rahmad Blok F No.86 Surabaya, Minggu (21/02/2021).
“Kegiatan ini diikuti oleh 31 Pengurus DPAC Surabaya, kegaiatan ini dilaksanakan karena memang secara aturan kepengurusan baru Pimpinan Cabang wajib mengadakan RAPIM untuk konsolidasi Organisasi,” ujar Ali Wafa.
Wakil Ketua DPC Surabaya Ahmad menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk sosialisasi progam kerja DPC Surabaya dan Musyawarah untuk beberapa kegiatan kegiatan internal di masa pandemi, harapanya dari kegiatan ini yaitu agar rekan-rekan yang ada di DPAC bisa memahami isi progam kerja Pimpinan Cabang (PAC) mampu bersosialisasi di era Covid-19.
Dengan diadakannya Rapimcab yang mengumpulkan seluruh DPAC Se-surabaya ini, harapannya DPAC dapat mengetahui dan memahami arti Khidmat.
Artinya, Rapimcab adalah langkah awal rekonsiliasi antar DPAC setelah momen Konfercab, sehingga DPAC benar-benar melaksanakan khidmatnya dengan sungguh-sungguh.
“Selain itu dengan PAC mengetahui program-program PC, hal itu dapat mendukung secara moril dan juga memiliki referensi dalam hal program ataupun kegiatan.
Sehingga DPAC terinspirasi program PC dan mencoba berinovasi, berkreasi, untuk menuju eksistensi, menuju MADAS merubah karakter baik menjadi lebih baik,” ujar Ahmad.
“Pelaksanaan Rapimcab PC MADAS Madura Asli dilaksanakan dengan baik dan acara tersebut tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, dimana kegiatan tersebut membahas tentang program kerja pengurus DPAC Surabaya dan sosialisasi.
Harapan saya untuk DPC Surabaya semoga kedepannya tambah solid tetap jaya, selalu berinovasi dan mampu menginpirasi Seluruh DPAC sesurabaya,” pungkasnya.
Jakarta – Metroliputan7.com, Polri menyatakan bahwa pihak keluarga sudah mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Ustaz Maaher At-Thuwailibi, saat meninggal dunia di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.
“Dan yang menjadi catatan kami bahwa penyakit yang diderita saudara Soni (Maaher) itu diketahui oleh keluarga,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (10/2).
Rusdi menjelaskan, kepastian keluarga mengetahui jenis penyakit itu adanya surat pernyataan dari pihak keluarga terkait dengan riwayat medis dari mendiang Maaher.
“Yaitu dengan adanya surat pernyataan dari keluarga bahwa keluarga ketahui penyakit yang diderita oleh Soni yang ditandatangani oleh istri almarhum,” ucap Rusdi.
Oleh sebab itu, Rusdi mengimbau kepada masyarakat agar tak berspekulasi soal kematian dari Maaher di dalam Rutan Bareskrim. Pasalnya, Ia dinyatakan meninggal dunia lantaran keadaan sakit.
“Bahwa penyakit yang diderita almarhum itu diketahui oleh keluarga. Dan dapat dijelaskan disini bahwa meninggalnya almarhum murni disebabkan oleh sakit,” ujar Rusdi.
Kemudian, Rusdi menuturkan, dalam proses penahanan pada tanggal 20 Januari 2021, Maaher menderita sakit. Karena itu, penyidik membawanya ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Satu minggu berselang atau 27 Januari, Maaher kembali ke tahanan lantaran sudah dinyatakan sehat dan membaik dari penyakit yang dideritanya selama ini.
Setelah itu, pada tanggal 4 Februari 2021, Kejaksaan menyatakan bahwa berkas penyidikan Maaher telah lengkap atau P21. Di hari yang sama, penyidik pun melakukan pelimpahan tahap II atau menyerahkan barang bukti serta tersangka ke Kejaksaan.
Dengan begitu, saat pelimpahan tahap II, Maaher statusnya sudah menjadi tahanan Kejaksaan. Namun, Ia dititipkan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.
“Dan dala. proses penahanan, tentunya pelayanan kesehatan terhadap seluruh tersangka ini sudah dipenuhi dengan baik oleh Polri. Karena pada tahanan Bareskrim Polri ditempatkan satu dokter yang senantiasa setiap hari memeriksa kesehatan seluruh tahanan yang ada pada rutan Bareskrim Polri,” papar Rusdi.
Lalu, di tanggal 6 Februari 2021, Dokter di Rutan Bareskrim Polri sempat menyarankan kepada Maaher untuk menjalani perawatan kembali RS Polri. Kala itu, Maaher menolak rekomendasi dari Dokter tersebut.
“Tetapi yang bersangkutan senantiasa menolak dan ingin tetap berada di rumah tahanan Bareskrim dan tentunya mendapat perawatan dari Dokter kepolisian,” kata Rusdi.
Sehingga pada akhirnya, tanggal 8 Februari, Maaher dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Namun, jenis penyakit Maaher tak bisa diungkap ke publik karena menjaga nama baik dari pihak keluarga.
“Tentunya yang terpenting bagi kami semua, untuk mendoakan semoga arwah almarhum diterima disisi Allah SWT,” ujar Rusdi.
Jakarta – Metroliputan7.com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Bayu Meghantara sebagai Wali Kota Jakarta Pusat dan Andono Warih sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Berdasarkan keterangan tertulis, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati mengatakan, “Andono tak lagi menduduki kursi Kepala Dinas LH sejak 24 November 2020.Pencopotan ini berdasarkan hasil audit Inspektorat DKI Jakarta, yang menilai keduanya telah lalai dan abai dengan tidak mematuhi arahan dan instruksi dari gubernur,” ucapnya. Sabtu (28/11/2020).
Surat bernomor 855/-082.74 diteken Sri Haryati (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta pada 25 November 2020 lalu berisi surat pencopotan Bayu Meghantara yang kemudian digantikan oleh Irwandi, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil Walikota Jakarta Pusat.
“Melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat disamling jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat terhitung mulai tanggal 25 November 2020 sampai dengan jabatan definitif melaksanakan tugas kembali,” tulis Sri dalam suratnya itu.
Dalam surat itu juga disebutkan bahwa dalam melaksanakan tugasnya sebagai Plh, Irwandi tidak memiliki kewenangan untuk mengambil atau menetapkan keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis.
Seperti rencana kerja pemerintah dan perubahan status hukum kepegawaian (pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai).
Inspektorat sendiri dalam auditnya tidak hanya memeriksa Bayu Meghantara (Wali Kota Jakarta Pusat) dan Andono Warih (Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta).
Tetapi juga Camat Tanah Abang Muhammad Yassin, Lurah Petamburan Setiyanto, Kepala Bidang Pengelola Kebersihan Dinas LH Edy Mulyanto, Kepala Suku Dinas LH Jakpus Marsigit, dan Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan Dinas LH Aldi Jansen.
Pemeriksaan oleh inspektorat berdasar dari instruksi Gubernur Anies Baswedan kepada Plt Inspektur Inspektorat DKI Jakarta Syaefulloh Hidayat untuk memeriksa Bayu dan Andono terkait adanya dugaan potensi pelanggaran terhadap arahan gubernur pada jajaran wilayah.
Andono Warih dinilai lalai dan tidak mematuhi arahan serta instruksi dari gubernur terkait antisipasi kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan.
Pasalnya, Dinas LH DKI malah meminjamkan fasilitas milik Pemprov DKI untuk kegiatan yang bersifat kerumunan massa tersebut.
“Permasalahannya bukan sekedar soal terjadinya peminjaman, tapi soal lima arahan tertulis yang jelas dan tegas dari atasan tidak dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Arahan Anies berisi lima langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan.
Arahan itu disampaikan secara tertulis kepada jajaran dalam Koordinasi Wilayah.
Semua menyatakan memahami arahan gubernur, namun ditemukan bahwa di lapangan arahan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik.
Salah satu dari 5 butir arahan itu di antaranya terkait larangan meminjamkan fasilitas pemprov atau memfasilitasi kegiatan warga yang sifatnya kerumunan/pengumpulan massa.
Dalam kegiatan kerumunan di Petamburan pada 14 November lalu, jajaran kecamatan, kelurahan dan Suku Dinas Lingkungan Hidup justru meminjamkan fasilitas milik pemprov untuk kegiatan yang bersifat pengumpulan massa.
Gubernur Anies langsung meminta agar Inspektorat segera melakukan audit dan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan bahwa terjadi kelalaian dalam melaksanakan perintah.
Mereka mengakui dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang ada.
Semua prosedur kepegawaian dan tata kelola pemerintahan dijalankan untuk melaksanakan pemeriksaan serta penindakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. (LEP)
Gresik – Metroliputan7.com, Editor Metro Liputan 7 Nanang.fitrianto beserta Keluarga Besar Metro Liputan 7 melakukan kunjungan Silaturahmi di kediaman Bapak Ya’yah yang beralamatkan di Kelurahan Melirang, Kecamatan Bungah Sidodadi Gresik, Minggu (18/10/2020).
Keluarga Besar Nanang.fitrianto disambut langsung oleh Tuan Rumah Bapak Ya’yah dan Ibu Rohma.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan, Terimakasih kepada Keluarga Besar Nanang.fitrianto Editor Metro Liputan 7 yang telah berkenan Hadir dirumah dan sekaligus menengok Bayi/Baby yang baru lahir.
Kunjungan ini sekaligus menjenguk Bayi/Baby yang habis dilahirkan anak yang ke Tiga (3), Istri beliau yang baru pulang dari Rumah Sakit Fatma medika pada hari Kamis (15/10/2020) kemarin.
Kata sambutan dilanjutkan oleh Editor dari media Metro Liputan 7.
Dalam sambutannya menyampaikan, Terima kasih kepada Tuan Rumah Bapak Ya’yah sekeluarga yang telah menerima dan menyiapkan hidangan untuk Keluarga Besar Kami.
Bekasi – Metro Liputan 7 – Audensi secara maraton, Media Pemberitaan Cetak, Online dan TV Streaming Cyber Nusantara News yang juga lumrah disingkat CNN ini gencar melakukan pembenahan secara struktural dan audensi.
Adapun audensi dari Media Cyber Nusantara News disambut dengan sangat baik oleh Jajaran FKPD di beberapa Kabupaten/Kota.
Audensi Redaksi Media Cyber Nusantara News yang diwakili oleh Kepala Biro (Kabiro) Kota Bekasi, Ahmad Hidayat, Selasa (6/10/2020) kepada audensi kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, insan media Cyber Nusantara News diterima oleh Kepala Bagian Humas & Protokol Pemkot Bekasi, Ibu Risma.
Sedangkan audensi kepada Kapolres Metro Kota Bekasi diterima oleh Kabag Humas, Kompol Erna Ruswing.
Dalam kesempatan itu, Kabag Humas Polres Metro Kota Bekasi, Kompol Erna Ruswing mengatakan, peran media sangatlah berpengaruh terhadap kondisi di lapangan maka dari itu pihaknya berharap agar media senantiasa memberitakan sesuai dengan keadaan sebenarnya dan tidak memberitakan yang tidak ada seakan menjadi ada alias hoax.
“Inzan pers hendaknya juga dapat bekerja sesuai Undang-Undang (UU) Pokok Pers, Nomor 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ), hingga keberadaan Media Cyber Nusantara News nantinya juga pasti sangat berperan dalam pembangunan, termasuk menjaga stabilitas kemanan melalui pemberitaan khususnya di Kota Bekasi ini,” ucap Kompol Erna.
Pihaknya juga berharap, insan pers selalu mengutamakan profesional dan senantiasa sukses untuk Media Cyber Nusantara News.
Berikut, audensi insan media Cyber Nusantara News (CNN) kepada Dandim 0507/Bekasi juga disambut hangat oleh Staf Kodim.
Sambutan yang sangat ramah juga diperoleh insan media Cyber Nusantara News (CNN) saat melakukan audensi kepada Walikota Bekasi diterima oleh Staf Humas & Protokol Pemkot Bekasi.
Sementara di tempat lain, audensi Redaksi Media Cyber Nusantara News (CNN) yang diwakili oleh Wakil Pimpinan Redaksi (Wapimred), Selamet Hariyanto dan Redaktur WITA, I Dewa Made Ernandha kepada Dandim 1616/Gianyar, Rabu (7/10/2020) disambut hangat oleh Danunit Intel Kodim 1616/Gianyar, Letda Inf Bambang Sutikno.
“Kami sudah membaca banyak berita di Tabloid Cyber Nusantara News begitu Website Online http://www.cybernusantara.news serta TV Streaming, semua pemberitaanya sangat positif.
Kami berharap Media CNN ini kedepan sukses dan semakin dicintai oleh publik,” jelas Letda Inf Bambang.
Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada Redaksi Cyber Nusantara News atas jalinan kerjasama yang selama ini telah dilakukan sangat baik dengan Kodim 1616/Gianyar.
Selanjutnya, masih pada Rabu (7/10/2020) Redaksi Media Cyber Nusantara News yang diwakili oleh Kabiro Kota Cirebon, Emi Kartika juga melakukan audensi kepada Walikota Cirebon diterima dengan baik Kabag Humas & Protokol, Yayat Ruhiyat.
“Terimasih atas audensinya, kedepan mari jalin kerjasama semakin baik, harapan kami Media CNN ini juga berperan aktif ikut mewujudkan pembangunan melalui Sektor Jurnalistik khususnya di Kota Cirebon,” ucap Yayat.
Terkait audensi yang dilakukan oleh Jajaran Redaksi, Pimpinan Redaksi Media Cyber Nusantara News (Pimred CNN), I Putu Suardana yang akrab dipanggil Jro Mangku Suar mengucapkan beribu terima kasih terhadap Jajaran Kaperwil, Biro dan Kabiro yang telah menggelar audensi, juga kepada Jajaran FKPD di seluruh Kabupaten/Kota yang telah menerima Media CNN dengan sangat baik.
“Kami mewakili Redaksi menghaturkan beribu terima kasih atas kerjasamanya yang telah terjalin dengan baik antara Jajaran FKPD beserta segenap Rekanan lainnya dengan Jajaran Redaksi Media CNN, bersama harapan senantiasa sukses dan Media CNN kedepan bisa semakin bijak, santun serta dicintai segenap kalangan masyarakat,” harap Pimred CNN.