Opini – Metro Liputan 7, Saat ini kita semua dalam suasana keprihatinan menghadapi wabah pandemi Covid 19, dalam kondisi kesulitan saat ini, jangan sampai kesulitan yang kita hadapi menghalangi niat baik untuk menolong saudara sesama muslim
Sekecil apapun bantuan kita kepada orang lain yang sangat membutuhkan, tentu sangat bernilai dan bermanfaat, apalagi barang bantuannya sangat dibutuhkan sekali.
Wabah pandemi Covid – 19, tentu sangat berdampak sosial ekonomi bagi semua orang, segala lapisan masyarakat sangat merasakan dampaknya, tidak pandang bulu, yang kaya dan yang miskin sangat merasakan.
Suasana seperti ini tentu dibutuhkan sikap saling mengingatkan dan saling tolong menolong, saling mengingatkan tentang ganasnya wabah pandemi Covid – 19, saling mengingatkan tentang protokol kesehatan demi menghadapi Covid – 19, Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menghindari kerumunan, dan membuat jarak sosial.
Saling tolong menolong *ta awanu alal birri wat taqwa, walaa taawanu alal ismi wal udwan* tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan janganlah tolong menolong dalam keburukan.
Dalam menghadapi kondisi ini kita pun kadang dilanda kesulitan hidup, pendapatan yang menurun drastis, kebutuhan semakin meningkat, was – was menghadapi kondisi yang tidak menentu.
Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban orang lain selama terjadinya wabah pandemi Covid – 19, setiap hari kita bisa menyiapkan nasi satu atau dua bungkus untuk tetangga atau masyarakat berdampak seperti pekerja lepas, tukang becak, pedagang kaki lima atau peminta minta.
Jalan dekat menuju surga pun dapat dilakukan dengan bersedekah di masjid atau musholla, bisa berupa uang atau makanan
Jangan lupa juga siapkan untuk anak anak agar kerasan di masjid atau musholla, pasti mereka akan senang hati, dan selalu mengingat kebaikan yang pernah kita berikan.
Bila ada tetangga atau sahabat yang kena musibah wabah covid – 19 sehingga harus di rumah sakit dan keluarganya harus isolasi, bantulah mereka semampu kita untuk kebutuhannya.
Jangan jauhi apalagi bikin gosip, hiburlah atau kasih motivasi lewat media komunikasi hp kuatkan hatinya.
Meringankan beban orang lain tidak harus menunggu kaya, bersedekah tidak harus menunggu harta berlimpah atau menanti saat usia menjelang senja.
Bersedekalah dengan menata hati dan niat, bersedekalah apa yang kita punya, jangan menunggu esok atau lusa.
Walau dalam kondisi sulit saat wabah pandemi Covid – 19 ini, jangan sampai menghalangi kita berbuat baik untuk saling tolong menolong.
Siapa tahu, dengan saling menolong jalan menuju surga lebih dekat, Wallahu a’lam bissowab. Amin.
Penulis : Red
Editor : Nang