Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Sedang Berceramah

Bandar Lampung – Metro Liputan 7, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang tak dikenal saat mengisi tabligh akbar di Masjid Falahudin Bandar Lampung, Ahad (13/9/2020) pagi.

Akibat penusukan tersebut, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk parah di bagian lengannya.

Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian lengannya Kabar terjadinya insiden ini dibenarkan oleh Polda Lampung.

“Jadi benar ada kejadian penusukan dari seorang pelaku di tengah kegiatan masyarakat yang bersifat keagamaan dengan mengundang Syekh,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

“Pada kegiatan itu, terjadi penusukan yang dilakukan seseorang yang tidak dikenal,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Dijelaskan Zahwani bahwa pelaku penusukan saat itu juga langsung diamankan petugas.

“Kini pelaku berada di Polsek Tanjungkarang Barat,” tambahnya.

Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat sedang mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, dikutip dari detik.com

Journalist : ibnu

Editor : Nang


Pe-sepeda “goes” meninggal Saat Istirahat dan Ber-photo Selfi

Surabaya – Metro Liputan 7, Korban yang tewas di Jalan Raya Darmo Surabaya (depan galeri Telkomsel), seberang Taman Bungkul Minggu, 13 September 2020, sekira jam 06.00 WIB.

Korban, Kardi (64) tahun warga Jalan Siwalankerto Timur I, Wonocolo Kota Surabaya.

Kejadian bermula sekira jam 05.30 WIB, korban dan saksi Nur beserta 17 orang lainnya (rombongan) bersepeda angin dari rumahnya atau Start Jalan Siwalankerto Timur hendak menuju ke arah Kenjeran.

Begitu sampai di depan Gerai Telkomsel Jalan Raya Darmo (seberang Taman Bungkul) korban dan kawan – kawan beristirahat sambil berphoto atau selfie.

Setelah photo, korban dan kawannya duduk dan minum, kemudian selesai minum korban berdiri mengembalikan botol minuman miliknya ke keranjang sepedanya.

Saat itu juga, korban kehilangan kesadaraan atau keseimbangan dan jatuh mengenai ubin lantai.

“Atas kejadian tersebut kemudian saksi menghubungi pihak terkait 112/TGC dan Polsek Wonokromo,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Prans membenarkan adanya korban tewas yang merupakan pesepeda “goes” itu.

“Setelah dilakukan olah TKP tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan dalam tubuh atau fisik korban,” sebut Ipda Arie, Minggu (13/9/2020).

Hal itu juga diperkuat oleh keterangan dari Dr. Ninik atau Tim TGC yang menyatakan jika korban mengalami henti jantung dan dinyatakan meninggal dunia.

Korban meninggal dunia murni karena sakit, dan petugas jenazah korban sudah dibawa kerumah duka oleh ambulan dari tim TGC Pemkot Surabaya.

Journalist : Moch Farid

Editor : Nang


Bupati Magetan dan MOI Jatim Bahas Hoak dan Radikal

Magetan – Metro Liputan 7, Media Cetak, Media Elektronika (Tv/Radio) , Media Online sama-sama mempunyai tujuan mencari, mengolah, menyajikan berita yang mencerdaskan bangsa, dan semua bisa di capai jika setiap media memegang kuat UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh berita yang bernuansa hoax dan radikal.

Demikian kesimpulan akhir dari Diskusi Publik yang membahas tentang peran media online dalam menangkal berita hoax dan radikal, Sabtu (12/9/2020) di Gedung Putra Nirwana Magetan yang dihadiri Bupati Magetan, Suprawoto, Ketua MOI Jatim Agung Santoso, Kepala Dinas Kominfo Saif Muhclisun, Kepala Bakesbangpol Iswahyudi Yulianto, Ikatan Jurnalis Magetan, Ikatan Wartawan Magetan, PWI Magetan dan para jurnalis dari Trenggalek.

Agung Santoso sebagai Ketua MOI Jatim nara sumber pertama yang tampil setelah itu Bupati Magetan Suprawoto, selanjutnya Kominfo dan Bakesbangpol, diskusi publik menjadi kian hangat ketika sesi tanya jawab, kegiatan di mulai 13.30, berakhir 16.30 wib.

“Sebelum kita menilai berita hoax dan radikal, sebagai awak media yang terdiri pemimpin redaksi, dewan redaksi, redaktur dan ujung tombak media adalah wartawan harus memberi contoh dengan penyajian berita yang sesuai data dan fakta di lapangan, tidak di pelintir, artinya di kurangi dan ditambahi apalagi di tambah opini dengan menggiring pembaca untuk tujuan tertentu,” ujar Agung Santoso.

Sementara itu, Suprawoto yang dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Infokom era Gubernur Jatim Imam Utomo dan mantan pejabat di Kementerian Kominfo mengungkapkan bahwa sewaktu dirinya berada di Kementerian Komiinfo berhasil melahirkan Undang-Undang ITE (Informasi Transaksi Elektronik).

“Undang Undang ITE itu dibuat dengan tujuan agar setiap warga negara bisa menghargai harkat dan martabat warga negara yang lain, karena bila tidak di buat sanksi hukum , maka setiap orang bisa seenaknya sendiri memberikan informasi lewat dunia maya, terutma di medsos,” ujar Suprawoto.

Usai paparan Suprawoto, dilanjutkan Kepala Dinas Kominfo dan Bakesbangpol Kabupaten Magetan, kedua lembaga tersebut mengajak para jurnalis yang ada di Magetan mengajak untuk menjaga Magetan selalu kondusif.

Journalist : Qomar

Editor : Nanang.f


Pencairan Biaya Pulsa Rp 150 ribu Per Bulan Untuk Masyarakat dan Mahasiswa

Surabaya – Metro Liputan 7, Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 394/KMK.02/2020 tentang Biaya Paket Data dan Komunikasi Tahun Anggaran 2020, berlangsung mulai September hingga 31 Desember 2020.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari menjelaskan proses pencairan diawali oleh satuan kerja (satker) di masing-masing direktorat yang mengusulkan calon penerima kepada kuasa pengguna anggaran (KPA).

Setelah satker mengusulkan ke KPA, selanjutnya pihak KPA yang menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan pulsa dari daftar nama yang telah diusulkan.

Proses pencairannya langsung ditransfer oleh bendahara masing-masing direktorat atau instansi.

“Satker-satker yang butuh biaya penggantian, dia tinggal mengajukan kepada KPA masing-masing.

Nanti disetujui kebutuhannya, daftar namanya ada, nanti judgement-nya si KPA ‘ini bisa menerima’ gitu, setelah disetujui baru kemudian bendahara akan memproses pembayaran tersebut kepada orang yang berhak menerima,” kata Rahayu, Minggu (6/9/2020).

Pemberian pulsa ini tidak berlaku untuk seluruh masyarakat dan mahasiswa.

Yang berhak mendapatkannya adalah yang diusulkan oleh satker dan disetujui oleh KPA yang memiliki kegiatan untuk penyelenggaraan fungsi pemerintah secara daring.

“Kalau mahasiswa, masyarakat, akan insidentil sifatnya sesuai kebutuhan kegiatannya. Kan variannya macam-macam,” terangnya.

Journalist : Tim

Editor : Nang


Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 8 akan Ditutup

Surabaya – Metro Liputan 7, Hal itu dikonfirmasi Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, Senin (14/9/2020) pukul 12.00 WIB.

“Betul, gelombang 8 akan ditutup besok jam 12.00 WIB,” kata Louisa saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2020) siang.

Menurut Louisa, jumlah pendaftar Kartu Prakerja gelombang 8 sampai saat ini mencapai lebih dari 4 juta orang.

Sama seperti gelombang sebelumnya, kuota yang disediakan pada gelombang 8 ini adalah 800.000 orang.

Penerima Kartu Prakerja tersebut merupakan daftar kelompok prioritas yang diberikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kuota gelombang 8 tetap 800.000,” jelas dia.

Bagi pendaftar yang mencoba untuk mendaftar tapi gagal, ia meminta agar pendaftar memastikan nomor induk kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) dimasukkan dengan benar.

Jika masih gagal, pendaftar diharapkan segera menghubungi call center Dukcapil di nomor 1500-538 atau datang ke kantor Dukcapil terdekat.

Journalist : Red

Editor : Nang


Susah Senang Tetap Berbuat Baik Kepada Sesama

Opini – Metro Liputan 7, Saat ini kita semua dalam suasana keprihatinan menghadapi wabah pandemi Covid 19, dalam kondisi kesulitan saat ini, jangan sampai kesulitan yang kita hadapi menghalangi niat baik untuk menolong saudara sesama muslim

Sekecil apapun bantuan kita kepada orang lain yang sangat membutuhkan, tentu sangat bernilai dan bermanfaat, apalagi barang bantuannya sangat dibutuhkan sekali.

Wabah pandemi Covid – 19, tentu sangat berdampak sosial ekonomi bagi semua orang, segala lapisan masyarakat sangat merasakan dampaknya, tidak pandang bulu, yang kaya dan yang miskin sangat merasakan.

Suasana seperti ini tentu dibutuhkan sikap saling mengingatkan dan saling tolong menolong, saling mengingatkan tentang ganasnya wabah pandemi Covid – 19, saling mengingatkan tentang protokol kesehatan demi menghadapi Covid – 19, Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menghindari kerumunan, dan membuat jarak sosial.

Saling tolong menolong *ta awanu alal birri wat taqwa, walaa taawanu alal ismi wal udwan* tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan janganlah tolong menolong dalam keburukan.

Dalam menghadapi kondisi ini kita pun kadang dilanda kesulitan hidup, pendapatan yang menurun drastis, kebutuhan semakin meningkat, was – was menghadapi kondisi yang tidak menentu.

Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk meringankan beban orang lain selama terjadinya wabah pandemi Covid – 19, setiap hari kita bisa menyiapkan nasi satu atau dua bungkus untuk tetangga atau masyarakat berdampak seperti pekerja lepas, tukang becak, pedagang kaki lima atau peminta minta.

Jalan dekat menuju surga pun dapat dilakukan dengan bersedekah di masjid atau musholla, bisa berupa uang atau makanan

Jangan lupa juga siapkan untuk anak anak agar kerasan di masjid atau musholla, pasti mereka akan senang hati, dan selalu mengingat kebaikan yang pernah kita berikan.

Bila ada tetangga atau sahabat yang kena musibah wabah covid – 19 sehingga harus di rumah sakit dan keluarganya harus isolasi, bantulah mereka semampu kita untuk kebutuhannya.

Jangan jauhi apalagi bikin gosip, hiburlah atau kasih motivasi lewat media komunikasi hp kuatkan hatinya.

Meringankan beban orang lain tidak harus menunggu kaya, bersedekah tidak harus menunggu harta berlimpah atau menanti saat usia menjelang senja.

Bersedekalah dengan menata hati dan niat, bersedekalah apa yang kita punya, jangan menunggu esok atau lusa.

Walau dalam kondisi sulit saat wabah pandemi Covid – 19 ini, jangan sampai menghalangi kita berbuat baik untuk saling tolong menolong.

Siapa tahu, dengan saling menolong jalan menuju surga lebih dekat, Wallahu a’lam bissowab. Amin.

Penulis : Red

Editor : Nang


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai