Berikut Bacaan Niat Puasa Senin Kamis, Lengkap dengan Arab dan Latin

Realigi – Metro Liputan 7, Bagi sobat yang sudah terbiasa puasa, jangan hilangkan kebiasaan baik itu ya.

Karena, berpuasa sunnah terutama Senin Kamis, sangat banyak lho keutamaannya.

Dari Abu Harrairah ra, Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda bahwa Senin dan Kamis adalah hari dimana pintu-pintu surga dibuka.

Sehingga, pada kedua hari tersebut, seluruh dosa-dosa yang telah dilakukan oleh umat muslim seperti dosa yang tak terampuni oleh Allah SWT akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT, kecuali bagi mereka yang sedang bermusuhan.

Jadi, untuk semua muslim, hari Senin ini sebaiknya jangan dilewatkan untuk meningkatkan ibadah salah satunya dengan berpuasa.

Namun, jangan lupa saat ingin menjalankan puasa Senin dan Kamis, maka hal yang pertama dilakukan adalah membaca niat.

Yuk, kita hafalkan bacaan niat puasa Senin dan Kamisnya.

Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Yaumal Itsnaini Sunnatal Lillaahi Ta’aalaa.

Senin Kamis ini.

Nah, perlu diketahui dari berbagai sumber yang dihimpun JG, berbeda dengan puasa ramadhan, niat puasa Senin-Kamis ini, tidak wajib dilakukan pada malam sebelum menjalankan puasa tersebut.

Sementara, kalau puasa di bulan Ramadan niatnya wajib disampaikan sebelum mengerjakannya.

Jadi, sobat JG yang terpenting pada puasa Senin Kamis adalah kita belum makan, minum, atau menjalankan beberapa perkara yang bisa membatalkan puasa sambil berniat puasa ya.

Semangat puasa Senin-Kamisnya yaa sobat JG.***Qiya Ameena.

Penulis : Publisher

Kodim 0802/ Melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan (Jatri)

Ponorogo – Metro Liputan 7, Kegiatan tersebut merupakan upaya Kodim 0802/Ponorogo untuk terus mengasah serta meningkatkan kemampuan prajuritnya terutama dalam kemampuan menembak, Rabu (16/09/2020).

Kapten Inf Sadino, selaku Komandan Latihan menembak, sebelum melakukan latihan mengajak dan menghimbau kepada para peserta latihan menembak untuk serius dan fokus pada latihan.

“Saya tekankan kepada semua yang terlibat dalam latihan, baik peserta maupun pendukung untuk serius dan fokus pada kegiatan.

Ikuti semua arahan dari masing – masing koordinator menembak serta yang juga tidak kalah penting yaitu utamakan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung,“ katanya.

“Dimanapun kita berada, termasuk pelaksanaan kegiatan latihan ini, mari kita sama – sama ikuti himbauan dan arahan dari Komandan Kodim 0802/Ponorogo tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Perlu diketahui bahwa hingga saat ini pandemi covid-19 belum juga sirna.

Amankan diri dengan terus memakai masker, sering cuci tangan dan selalu jaga jarak. Ingat kata – kata Dandim kita, saya memakai masker, berarti menyelamatkan saya, anda dan orang – orang disekitar kita dari tertularnya virus corona,“ jelas Kapten Inf Sadino.

Sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19, pelaksanaan menembak dilakukan secara bergilir dan dalam kelompok kecil (untuk menjaga jarak), terus memakai masker serta wajib cuci tangan ditempat yang sudah disediakan oleh penyelenggara latihan.

Adapun tim pendukung kegiatan latihan menembak TW III tahun 2020 oleh Kodim 0802/Ponorogo antara lain :
Unsur pengamanan dari Unit Intel dan provos Kodim 0802/Ponorogo, Tim kesehatan dari Poskes 05.10.01 Ponorogo, Angkutan Kodim 0802/Ponorogo serta Tim dari Denpal Madiun.

Turut hadir dalam latihan menembak senjata ringan TW III tahun 2020 Kodim/0802 Ponorogo antara lain :
Komandan latihan Kapten Inf Sadino, pengendalian dan pengawasan Kapten Czi Fahrozi, koordinator Bak Pistol Kapten Kav Abdul Kohar, koordinator menembak senjata laras panjang Lettu Inf Nariyo, para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo serta prajurit Kodim 0802/Ponorogo dan Jajaran berjumlah lebih kurang 253 orang.

Journalist : Red
Editor : Nang

Buku, Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran New Normal

Surabaya – Metro Liputan 7, Masa pandemi covid-19 sudah berlangsung 7 bulan lebih, namun belum juga terlihat akan berakhir, kondisi ini sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan, untuk itulah Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya (15/09/20).

Launching buku ”Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran New Normal” yang berlangsung di SMP Hang Tuah 6 Excellent.

Pembuatan buku “Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Era New Normal” oleh tim dari beberapa satdik YHT sebagai pedoman/referensi/acuanan pelaksanaan pendidikan dimasa pembelajaran tatap muka yang sampai saat ini belum bisa ditentukan kapan bisa di mulai.

Dibuku terbitan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya ini mencakup beberapa aspek kehidupan yang harus dilaksanakan oleh sekolah , antara lain Strategi KMB disaat Pandemi covid-19, penyiapan sarana dan prasarana sekolah, blended learning, implementasi KBM dan yang tidak kalah pentingnya adalah protokol kesehatan sekolah yang harus dilaksanakan dengan benar.

Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Drs. SD Seputra, S.K.M., M.M dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa harapan kepada 34 Kepala Satuan Pendidikan ( Kepala Sekolah) jenjang Tk, SD, SMP, SMA/SMK yang menjadi tanggung jawabnya agar nantinya buku ini dapat difungsikan sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar/KMB di sekolah.

Di saat tatanan kehidupan baru di terapkan setelah masa transisi ini, sekolah diharuskan mempersiapkan strategi dan model pembelajaran, jadwal akademik, sarana prasarana, protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh warga sekolah dan pola komunikasi dengan orang tua dan murid.

Dukungan dari kepala sekolah, guru dan orang tua harus saling menguatkan untuk berkolaborasi mewujudkan pendidikan yang lebih baik sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Journalist : Guntur
Editor : Nang

Team Mobile Covid Hunter Memburu Pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes)

Gresik – Metro Liputan 7, Guna menekan penyebaran wabah Covid-19 dan memburu pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) di Wilayah Hukumnya, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melaunching Team Mobile Covid Hunter di Mapolres Gresik, Rabu (16/9/2020) Pukul 16.00 WIB.

Perlu diketahui, Team Mobile Covid Hunter / Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dalam rangka upaya peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol kesehatan guna pencegahan dan pengendalian Covid -19 di Wilayah Kabupaten Gresik oleh Polres Gresik bersama Kodim 0817 Gresik, dan Pol PP Kabupaten Gresik.

Hadir dalam acara Launching tersebut AKBP Arief Fitrianto, S.H, S.I.K..,M.M (Kapolres Gresik), Kompol Dhyno Indra Setiadi, SIK, MSI (Wakapolres Gresik), PJU Polres Gresik, Abu Hasan (Kasat Pol PP Gresik), Verdy (Kejaksaan Gresik), Anggota Polres Gresik terdiri dari 30 Personil, Anggota TNI 10 Personil dan anggota Sat Pol PP Gresik sebanyak 15 Personil.

Dalam keterangannya kepada rekan-rekan wartawan, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, Tujuan dibentuknya Team Mobile Covid Hunter untuk menegakan Protokol kesehatan (Prokes) sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Perda Nomor 2 tahun 2020 dan Perbup Nomor 22 tahun 2020.

“Harapannya supaya masyarakat selalu membiasakan untuk melaksanakan 3 M (menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan) dan semakin tertib dan 3 M menjadi pola hidup baru agar penyebaran Covid-19 bisa berkurang,” Ungkap Arief, Rabu (16/92020).

Dijelaskannya, Cara bertindak Team Mobile Covid Hunter dengan melaksanakan patroli di pusat-pusat keramaian dan melakukan tindakan kepada masyarakat yang tidak menerapkan Protokol kesehatan.

Sekitar Pukul 16:17 WIB Kapolres melakukan pengecekan Personel, Sarana dan Prasarana Team Mobil Covid Hunter yang terdiri dari personel Kodim 0817, Polres Gresik dan Satpol PP Pemkab. Gresik dan Me Launching Team Mobil Covid Hunter di seputaran Kota Gresik.

“Semoga dengan adanya kegiatan Launching Team Covid Hunter masyarakat lebih sadar dan menerapkan Protokol Kesehatan sebagai pola hidup baru. Bagi masyarakat yang melanggar aturan akan diberikan Sanksi Administrasi, Denda dan sanksi sosial,” Pungkas AKBP Arief.

Selama pelaksanaan Launching Team Mobil Covid Hunter berlangsung berjalan aman dan lancar.

Journalist : Wahyudi
Editor : Nang

Pembubaran Lembaga untuk Penyederhanaan Birokrasi, Bukan Efisiensi Anggaran

Jakarta – Metro Liputan 7, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo saat menjadi narasumber dalam Webinar Universitas Brawijaya, secara virtual, Selasa (15/09/2010) kemaren.

Pembubaran lembaga yang dilakukan oleh pemerintah bukan hanya untuk efisensi anggaran, tetapi upaya strategis dalam penyederhanaan birokrasi.

Pembubaran atau penataan lembaga non-struktural (LNS) diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah.

Penyederhanaan birokrasi merupakan salah satu fokus utama dari program Presiden RI Joko Widodo.

“Ukurannya tidak dalam kerangka efisiensi anggaran tapi membuat birokrasi yang ramping, efektif, dan efisien,” ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo saat menjadi narasumber dalam Webinar Universitas Brawijaya, secara virtual, Selasa (15/09).

Penyederhanaan yang dilakukan antara lain penyederhanaan birokrasi menjadi dua level eselon, serta pengalihan jabatan struktural menjadi fungsional.

Pemerintah juga melakukan penataan lembaga yang tidak efektif, tidak efisien, serta kewenangannya tumpang tindih dengan kementerian dan lembaga yang sudah ada.

Lebih lanjut, Menteri Tjahjo menjelaskan bahwa terdapat lima tujuan penyederhanaan birokrasi, salah satunya adalah menciptakan birokrasi yang dinamis sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang prima.

“Tujuan penyederhanaan birokrasi dan pemangkasan lembaga negara adalah dalam upaya mewujudkan birokrasi yang lebih dinamis,” imbuh Tjahjo.

Tujuan penyederhanaan birokrasi lainnya adalah mewujudkan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN), percepatan sistem kerja, dan fokus pada pekerjaan fungsional. Selain itu juga untuk mendorong efektivitas dan efisiensi kinerja pegawai pemerintah.

Pada kurun waktu tahun 2014 hingga 2020, pemerintah telah melakukan pengintegrasian atau pembubaran 27 LNS ke dalam lembaga yang memiliki tugas sejenis.

Pada tahun 2014 terdapat 120 LNS yang dilebur, kini pada tahun 2020 tersisa sebanyak 93 LNS.

Diungkapkan bahwa banyaknya jumlah LNS merupakan dampak dari lahirnya era reformasi. Sebab setelah berakhirnya orde baru, pemerintah membentuk lembaga baru untuk percepatan penyelesaian masalah di Indonesia.

“Ada birokrasi yang muncul akibat reformasi, yaitu banyaknya badan, lembaga, dan komite yang tumpang tindih,” jelasnya.

Seiring perubahan urgensi negara, pemerintah melakukan penyederhanaan jumlah LNS sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Kementerian PANRB berperan dalam penyederhanaan lembaga dengan melakukan inventarisasi dan analisis terhadap efektivitas LNS.

Hasil analisis tersebut akan menjadi rekomendasi untuk disampaikan kepada Presiden untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

Rekomendasi kebijakan penataan kelembagaan LNS pada prinsipnya merupakan upaya untuk mengintegrasikan tugas dan fungsi yang berkesesuaian dengan instansi pemerintah.

Oleh karena itu Menteri Tjahjo menegaskan tidak ada tugas dan fungsi yang hilang atau tidak dilaksanakan. Namun dikerjakan oleh instansi yang mendapatkan limpahan tugas dan fungsi.

Journalist : Tim

Editor : Nang

Lanjutkan membaca “Pembubaran Lembaga untuk Penyederhanaan Birokrasi, Bukan Efisiensi Anggaran”

KTA & surat Tugas

Kode Anggota Metro Liputan 7

NIA : 023,

NIA : 021,

NIA : 022,

NIA : 017,

NIA : 019,

NIA : 020,

NIA : 018,

NIA : 08,

NIA : 07,

NIA : 010,

NIA : 04,

NIA : 09,

NIA : 08,

NIA : 012,

NIA : 013,

NIA : 016,

NIA : 012,

NIA : 014,

NIA : 015,

NIA : 010,

NIA : 04,

NIA : 06,

NIA : 01,

IMG-20200911-WA0008.jpg

NIA : 09,

IMG-20200917-WA0003

NIA : 44,

NIA : 115,

NIA : 114,

NIA : 204,

NIA : 202,

NIA : 201,

NIA : 015,

NIA : 001,

NIA : 009,

NIA : 044,

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai