Bangkalan – Metro Liputan 7, Menyelenggarakan 1 tahun wafatnya mantan Bupati Bangkalan, dalam acara tersebut juga dihadiri ketua NU Jawa Timur KH. Miftahul Ahyar dan juga hadir para Ulama Bangkalan dan di adakan di kediaman almarhum KH. Fuad Amin Imron, di jalan Letnan Mestu No.1 Bangkalan, Rabu (16/09/2020) pada pukul 18.30.
Dalam acara tersebut di hadiri kurang lebih 3000 ribu Warga, Masyarakat Bangkalan pun antusias hadir untuk mengenang sosok seorang Kharismatik Kota Bangkalan, beliau adalah merupakan bapak pembangunan Khususnya Kota Bangkalan.
“Jasa beliau takkan terlupakan di Kota Bangkalan KH. Fuad Mantan Bupati Bangkalan, dulu dirinya menjabat 2 kali periode, semangatnya masih melekat di hati Masyarakat Bangkalan, karena sifat beliau sangat memperhatikan nasib rakyat Bangkalan dan juga membangun Kota Bangkalan,” ungkap salah satu warga setempat.
Lanjut, Selama beliau menjabat beberapa kali dan juga mendapatkan penghargaan dari kota Adipura serta masyarakat sekarang masih mengharapkan Bupati yang baru bisa dapat meneruskan cita – cita Almarhum KH. Fuad Amin Imron yang mengharumkan Kota Bangkalan.
Surabaya – Metro Liputan 7 Forkopimda Jatim, Ormas dan Elemen masyarakat, menggelar operasi Yustisi Pemburu Protokol Kesehatan covid19, Kapolda Jatim saat itu langsung melepas operasi Tim Yustisi Pemburu Pelanggar, Rabu 16 September 2020.
Giat pelepasan secara langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran, M.Si beserta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Sekda Provinsi Jatim Heru Tjahjono dan Pejabat Utama Polda Jatim, Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.
Pelaksanaan operasi ini dilakukan serentak diseluruh kawasan Kota Surabaya, yakni Tim 1 kawasan Surabaya Barat dan Utara, Tim 2 kawasan Surabaya Selatan dan Tim 3 kawasan Surabaya Timur.
Fakta dari razia yustisi itu terjaring ratusan warga Surabaya dan para pelanggar dikenakan sanksi tilang KTP dan dibawa ke taman Bungkul Surabaya, agar diberi penegakan Hukum Protokol Kesehatan.
Disitu langsung dilakukan sidang, yang sudah ada dengan Hakim, Panitera dan pelanggar untuk bisa segera membayar denda di Loket pembayaran yang telah disediakan oleh Pemprov Jatim.
Uraian Denda sudah terpanpang, bagi pelanggar yang tak memakai Masker dendanya sebesar 52 ribu rupiah, dengan rincian 50 ribu untuk denda pelanggar dan 2 ribu untuk biaya perkara sidang.
Khofifah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak semua masyarakat agar mematuhi dari berbagai Regulasi tersebut.
” Maka saya mengajak masyarakat untuk patuh, kebaikan kita semua, kesehatan kita, perlindungan kita, keamanan kita dan semuanya, sehingga dalam hal penegakan Hukum itu dilakukan, yakni melalui Operasi Yustisi.
Saya berharap Kepatuhan dari seluruh Elemen Masyarakat agar lebih semakin meningkat,” tutur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah menjelaskan, menurutnya saat ini kondisi kesehatan kita juga semakin meningkat, bagaimana cara kita, untuk melindungi diri kita maupun orang lain.
Oleh karena itu, kita harus menggunakan Masker, Jaga Jarak dan Cuci Tangan dengan air mengalir,” tegas Gubernur Jatim.
Bangkalan – Metro Liputan 7, Demi kemajuan pendidikan sekolah, Dinas Pendidikan Bangkalan memberikan bantuan berupa Dana Alokasi khusus (DAK) Ke 22 sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Bangkalan.
Dana tersebut di gunakan untuk rehabilitasi ruang kelas yang sudah tidak layak pakai.
Dana Alokasi Khusus (DAK) juga di pakai untuk pengadaan peralatan laboratorium komputer, untuk pembangunan atau rehabilitasi jamban guru maupun siswa, pembangunan laboratorium komputer, pengadaan media pendidikan dan pembangunan laboratorium Ilmu pengetahuan Alam (IPA)
Sedangkan besarnya Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan sebesar Rp.5.428.000.000 dan di bagi 22 sekolah.
Bahkan ada 2 sekolah yang mendapatkan doubel bantuan Dana Alokasi Khusus yaitu SMPN 4 kamal dan SMPN 1 Galis.
Semua pembangunan tersebut guna untuk proses sarana dan prasarana sekolah untuk belajar dan mengajar lebih efisiensi.
Proses pembangunan SMPN 4 Kamal Salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) yaitu SMPN 4 Kamal.
Dengan dana yang di dapat, 1 ruang laboratorium komputer sebesar RP.400.000.000 dan rehabilitasi jamban guru dan siswa sebesar RP.140.000.000.
Pembangunan untuk ruang laboratorium komputer SMPN 4 Kamal sudah mencapai 50% untuk anggaran tahap pertama. Sedangkan untuk rehabilitasi jamban guru dan siswa pembangunannya sudah mencapai 80%.
Pihak sekolah juga menunggu pencairan dana tahap kedua untuk melanjutkan pembangunan ruang laboratorium komputer dan rehabilitasi 4 jamban guru dan siswa.
“Saya tekankan kepada seluruh sekolah yang mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK), bangun sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang ada, jika ada yang kedapatan tidak mematuhi RAB atau merubah ketentuan yang ada, saya selaku Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP akan memberikan konsekuensi dan sanksi kepada sekolah tersebut,” katanya Jufri kora, Kamis (17/9/2020).
Surabaya – Metro Liputan 7, Eri Cahyadi bertemu dengan pengurus harian ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Surabaya di Posko pemenangan Er-Ji di Jalan Kutai 53 Surabaya, Kamis (17/09/2020).
Calon Walikota Surabaya Eri Cahyadi terus melakukan konsolidasi menampung aspirasi para pendukungnya, Mantan Kepala Bapeko ini berjanji akan memperhatikan nasib warga Surabaya yang masih menganggur atau tanpa pekerjaan.
Eri Cahyadi bertemu dengan pengurus harian ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Surabaya di Posko pemenangan Er-Ji di Jalan Kutai 53 Surabaya, Kamis (17/09/2020).
Selain menjaring aspirasi, pertemuan sekaligus mempersiapkan deklarasi dukungan ke ErJi dari Pemuda Pancasila besok Jumat 18 September 2020 lusa depan.
Saat mendampingi Eri Cahyadi, Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kota Surabaya Samsurin, menyampaikan masih banyaknya warga yang menganggur karena tidak terserap oleh perusahaan.
Menurut Surin, masih banyak perusahaan atau industri baru yang tidak menampung tenaga kerja lokal yang terkena dampak dalam investasi tersebut.
Perusahaan baru pun sering ditemui masih banyak menabrak aturan Analisa dampak lingkungan atau Amdal.
“Seharusnya jika ada invetasi baru masuk ke Surabaya, baik perhotelan, pergudangan, perumahan atau alih fungsi lahan lainnya, Perusahaan tersebuat wajib merekrut warga lokal di sekitar situ.
Kami yakin Pak Eri Cahyadi mempunyai komitmen besar terhadap persoalan pengangguran dan kemiskinan di kota ini,” imbuh koordinator Koalisi Membangun Surabaya (KMS) ini.
Eri menjelaskan, banyak investasi perhotelan, pergudangan serta industri di kota Pahlawan, bila mengacu pada Analisa dampak dari industri dan pergudangan serta hotel, lanjut dia, harusnya 80 persen tenaga kerjanya berasal dari warga surabaya, bukan dari luar kota, ke depannya Eri berjanji bila mendapat kepercayaan memimpin kota surabaya, akan memberikan pelatihan gratis kepada warga Surabaya.
Diharapkan, warga tidak hanya siap bekerja, tetapi dilatih sampai dengan bisa memenuhi standar sumber daya manusia yang diinginkan perusahaan.
“Surabaya ke depan harus bebas dari pengangguran dan bebas dari kemiskinan, dengan pelatihan kerja gratis, Warga surabaya bisa bekerja dengan standar kebutuhan yang diminta oleh perusahaan,” tegas Eri.
Tak cukup itu, Eri juga akan menyiapkan anggaran bagi RT, RW dan LPMK untuk membantu pendataan warga yang masih menganggur tanpa pekerjaan, atau lulusan baru yang sedang mencari kerja, nama yang terdata di sistem, selanjutnya akan dihubungkan dengan perusahaan atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja sesuai keahlian.
“Kita akan anggarkan Rp 1 juta sampai Rp.1,5 juta anggaran bagi RT RW dan LPMK, melalui perwali.
Tapi mereka wajib punya data update, siapa saja warga yang belum bekerja, jadi pemkot tinggal klik data tersebut dengan perusahaan terdekat, agar mereka dipekerjakan,” ujar Eri Cahyadi.
Seperti diketahui, Eri Cahyadi akan didampingi calon wakil walikota Surabaya Armuji dan diusung oleh PDIP dan didukung PSI serta partai non parlemen (KMS).
Banyuwangi – Metro Liputan 7, Bertempat di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, Dewan Pimpinan Daerah Kader Militan Jokowi Banyuwangi di Terima Audensi Bapak Khoiri Kepala Bidang Tanaman dan Pangan.
Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi (15/09/20) Pimpin langsung oleh Ketua Umum Kader Militan Jokowi Kabupaten Banyuwangi, Syukron Fakih Afifie, SE dengan di dampingi oleh Hery Siswanto S.Pd (Dewan Pakar) H.Imron SE (Dewan Fasilitator) Suyudi Anwar, SPT (Sekretaris), Imam Tajalli Bendahara, Yohanes S. Guritno SB Ka.Bid.Pertanian, Sukadi (Ketua DPC Kamijo Siliragung) Nisto (Sekret.DPC Siliragung) Joko (Bendahara DPC Siliragung) Nur Salim (Ketua DPC Tegalsari) Imam Fauzy (Bendahara.DPC Tegalsari).
Dalam arahanya Bapak Khoiri Kepala Bidang Tanaman dan Pangan Kabupaten Banywaungi.
“Banyuwangi Terbatas ketersediaan pupuk terutama urea bersubsidi, dan mengharapkan para petani beralih pada pupuk alternatif yaitu pupuk organik, pupuk kandang dan lain-lain.
Dalam hal tersebut Pemerintahan Banyuwangi akan memberikan Bantuan Pupuk Organik Cair dan Pupuk Hayati Cair (POC-PHC) dan Bibit benih Jagung khusus kelompok tani Binaan Kader Militan Jokowi sebesar 1500ha lahan pertanian asalkan sudah berbadan hukum dengan asumsi lahan per Hektar akan mendapatkan 5 ltr pupuk cair,” katanya.
Sedangkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kader Militan Jokowi dengan di dampingi Ketua Bidang Pertanian dan Peternakan.
“Petani di Banyuwangi Banyak mengalami permasalahan, di antaranya minimnya pengairan, pupuk dan obat-obatan pertanian langka ketika di butuhkan, dan harga hasil pertanian yang tidak setabil.
Untuk itu kader militant jokowi kabupaten Banywuangi akan terus bersinergi dengan Dinas Pertanian Kabukaten Banyuwangi untuk memajukan Pertanian di Kabupaten Banyuwangi,” Pungkasnya.
Sidoarjo – Metro Liputan 7, Dalam pengendalian dan pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid-19), kabupaten Sidoarjo bentuk Tim pemburu pelanggar Prokes (Protokol Kesehatan) Covid19, sanksi sosial dihapus dan digantikan sanksi denda.
Tim Covid19 Hunter gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP dibentuk untuk Menindak langsung pelanggar Protokol Kesehatan dengan sistem denda.
Kini warga Sidoarjo harus benar – benar serius dalam menerapkan protokol kesehatan, pasalnya bagi para pelanggar yang tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Tim Covid Hunter ini bergerak mobile secara menyeluruh, dengan adanya tim gabungan ini warga di harapkan dapat patuh terhadap protokol kesehatan.
Tim ini juga menyisir, tempat-tempat keramaian seperti cafe, warkop, restauran, mall dan pasar.
Yang masih tidak menyediakan tempat cuci tangan, Serta tidak menerapkan physical distancing.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji pada acara launching tim Mobile Covid Hunter, Rabu (16/09/2020), mengatakan pelanggar Protokol kesehatan akan dikenai tindak pidana ringan atau penilangan oleh tim ini, untuk kemudian dijadwalkan persidangannya pada Pengadilan Negeri setiap hari Rabu atau Jumat.
“Dasar penindakan ini tak lain sesuai dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 tahun 2020.
Terkait Penerapan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Sehingga dapat menggugah kesadaran dan rasa jera bagi warga, akan pentingnya disiplin protokol kesehatan,” ujar Kombespol Sumardji.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji berharap dengan kerja masif yang dilakukan Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, dan Satpol PP ditambah lagi adanya tim Mobile Covid Hunter Sidoarjo, dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Ia juga menilai dari pelaksanaan Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, dari hari pertama sampai sekarang telah berhasil memberikan efek jera kepada masyarakat.
Dijalan raya kita lihat mulai jarang ada orang yang tak bermasker, artinya dihadapkan pada sanksi denda bila dibandingkan sanksi sosial, ada efek jera bagi warga.
“Karenanya marilah kita terus menggalakan disiplin mematuhi peraturan protokol kesehatan ini, demi keselamatan kita bersama dari bahaya Covid-19,” pungkas Kombespol Sumardji.